Pada 27 Agustus 1883 pukul 10.20, Gunung Krakatau tak sekadar meletus. Ia meledakkan diri hingga hancur berkeping-keping.
KOMPAS.com - Pandangan mata awas memandang laut, menunggu saat gelombang menjauh. Hanya ada kesempatan beberapa detik, ditambah keberuntungan, agar tubuh tidak diterjang ombak yang terkadang tinggi ...
KOMPAS.com — Saat letusan Gunung Krakatau tahun 1883, teknik pendokumentasian canggih seperti sekarang belum ada. Sekalipun seismograf mulai dikembangkan, belum ada jaringan yang mendunia, apalagi ...
JAKARTA - Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda, Lampung, mengalami erupsi pada Jumat 10 April 2020 malam, tepatnya pukul 22.35 WIB. Ketinggian kolom abu mencapai sekira 500 meter di atas ...
JAKARTA – Gunung meletus merupakan fenomena alam yang tidak bisa terdeteksi dengan pasti. Meski bisa dipantau secara berkala, namun letusan gunung berapi tidak bisa dipastikan waktu terjadinya. Tak ...
Teks itu diperkenalkan kembali oleh Suryadi Sunuri, filolog sekaligus staf pengajar di Univer­sitas Leiden, Belanda pada 2009. Ia menulis buku berjudul Syair Lampung Karam: Sebuah Dokumen Pribumi ...
IFLScience needs the contact information you provide to us to contact you about our products and services. You may unsubscribe from these communications at any time.
Kegiatan lapangan dan analisis data dalam riset ini didanai bersama oleh Universitas Gadjah Mada, Université Paris 1 Panthéon Sorbonne (AAP Politique Scientifique), Centre National de la Recherche ...
Aktivitas letupan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau dari udara yang diambil dari pesawat Cessna 208B Grand Caravan milik maskapai Susi Air, Minggu (23/12/2018).